Selasa, 23 Maret 2010

RANO KARNO - IDOLA REMAJA ERA 80

Rano Karno (lahir di Jakarta, 8 Oktober 1960) adalah seorang aktor IndonesiaIdola Remaja Era 80.  Era 2000 kembali terkenal sebagai "Si Doel" dalam film sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Ayahnya adalah seorang aktor kawakan, Soekarno M. Noer. Selain itu dia juga mempunyai saudara kandung yang juga turut bermain film seperti Tino Karno dan Suti Karno. Ia pernah diwacanakan menjadi pendamping Fauzi Bowo sebagai wakil gubernur dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta tahun 2007. Pada Maret 2008, ia menjadi Wakil Bupati Tangerang untuk periode 2008-2013. 

Karier di dunia Entertainment
Mulai umur sembilan tahun, Rano sudah diajak ayahnya membintangi film Lewat Tengah Malam, memerankan tokoh anak. Namanya mulai dikenal lewat film Si Doel Anak Betawi (1972) karya Sjuman Djaja yang diangkat dari cerita Aman Datoek Madjoindo. Dalam film itu, putra ketiga dari enam bersaudara pasangan Soekarno M. Noer (Minang) dan Istiarti M Noer (Jawa) berperan sebagai pemeran utama. Sejak itu, prestasinya pun mulai kelihatan. Lewat film Rio Anakku (1973), Rano memperoleh penghargaan Aktor Harapan I PWI Jaya (1974). Kemudian, dalam Festifal Film Asia 1974 di Taipei, Taiwan, ia meraih hadiah The Best Child Actor. Selanjutnya ia mendapat peranan-peranan dewasa lewat film Wajah Tiga Perempuan (1976), Suci Sang Primadona (1977), Gita Cinta dari SMA (1979). Untuk mendukung niatnya terjun ke dunia film, Rano pun belajar akting di East West Player, Amerika Serikat.

Pada Era 80 Rano Karno merupakan aktor idola remaja, banyak film-filmnya yang disukai kawula muda kala itu. Film fenomenalnya adalah Film Gita Cinta dari SMA sangat terkenal dan menjadi trend film dewasa Era 80. Pasangan main filmnya yang paling legendaris adalah Yessy Gusman. Selain Yessy ada Lydia Kandau, Ita mustafa dan beberapa pemain debutan baru. Ceritanya seputar percintaan anak remaja.
Ketika industri film Indonesia 'pingsan', Rano beralih ke sinetron. Si Doel Anak Sekolahan adalah sinetron paling monumental yang digarapnya bersama saudara-saudaranya dalam Karno's Film. Dalam sinetron itu, di samping menjadi sutradara, penulis cerita dan skenario, Rano juga ikut main menjadi Si Doel. Selain serial Si Doel Anak Sekolahan 1-6, PT Karnos Film juga menghasilkan sinetron Kembang Ilalang dan Usaha Gawat Darurat.
Rano juga pernah terjun ke dunia tarik suara. Album perdananya, Yang Sangat Kusayang terhitung cukup laku di pasaran.

Kehidupan pribadi dan sosial
Rano menikah dengan Dewi Indriati pada 8 Februari 1988 dan dikaruniai 2 orang anak, Raka Widyarma dan Deanti Rakasiwi. Sebelumnya Rano pernah menikah dan berakhir dengan perceraian setelah 2 tahun.
Rano Karno pernah diangkat sebagai duta khusus Indonesia dalam bidang pendidikan oleh UNICEF, sebuah badan di PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) yang bergerak dalam bidang pendidikan. Rano bisa menjadi duta UNICEF dari Indonesia, setelah direkomendasikan oleh Prof Dr Emil Salim, Mantan Menteri Kesehatan (alm) Prof. Dr. Adhyatma, Ibu Prof. Singgih, Ibu Prof Murprawoto.

Sebagai kenangan inilah daftar filmografi-nya:
·  Malin Kundang (1971)
·  Lingkaran Setan (1972 )
·  Tabah Sampai Akhir (1973)
·  Si Doel Anak Betawi (1973)
·  Yatim (1973)
·  Rio Anakku (1973)
·  Di Mana Kau Ibu (1973)
·  Si Rano (1973)
·  Romi dan Juli (1974)
·  Jangan Biarkan Mereka Lapar (1974)
·  Perawan Malam (1974)
·  Anak Bintang (1974)
·  Ratapan Si Miskin (1974)
·  Senyum Dipagi Bulan September (1974)
·  Senyum dan Tangis (1974)
·  Sebelum Usia 17 (1975)
·  Tragedi Tante Sex (1976)
·  Wajah Tiga Perempuan (1976)
·  Semau Gue (1977)
·  Suci Sang Primadona (1977)
·  Musim Bercinta (1978)
·  Pelajaran Cinta (1979)
·  Anak-Anak Buangan (1979)
·  Buah Terlarang (1979)
·  Gita Cinta dari SMA (1979)
·  Remaja di Lampu Merah (1979)
·  Puspa Indah Taman Hati (1979)
·  Remaja-Remaja (1979)
·  Nikmatnya Cinta (1980)
·  Roman Picisan (1980)
·  Selamat Tinggal Masa Remaja (1980)
·  Selamat Tinggal Duka (1980)
·  Kembang Semusim (1980)
·  Nostalgia di SMA (1980)
·  Tempatmu di Sisiku (1980)
·  Yang Kembali Bersemi (1980)
·  Kisah Cinta Tommi dan Jerri (1980)
·  Kau Tercipta Untukku (1980)
·  Aladin dan Lampu Wasiat (1980)
·  Senyummu Adalah Tangisku (1980)
·  Bunga Cinta Kasih (1981)
·  Mawar Cinta Berduri Duka (1981)
·  Detik-Detik Cinta Menyentuh (1981)
·  Dalam Lingkaran Cinta (1981)
·  Yang (1984)
·  Asmara Di Balik Pintu (1984)
·  Untukmu Kuserahkan Segalanya (1984)
·  Ranjau-Ranjau Cinta (1985)
·  Tak Ingin Sendiri (1985)
·  Kidung Cinta (1985)
·  Yang Masih di Bawah Umur (1985)
·  Pertunangan (1985)
·  Anak-Anak Malam (1986)
·  Merangkul Langit (1986)
·  Di Dadaku Ada Cinta (1986)
·  Opera Jakarta (1986)
·  Blauw Bloed (1986)
·  Bilur-Bilur Penyesalan (1987)
·  Arini, Masih Ada Kereta Yang Lewat (1987)
·  Macan Kampus (1987)
·  Dia Bukan Bayiku (1988)
·  Arini II (1988)
·  Sumpah Keramat (1988)
·  Adikku Kekasiku (1989)
·  Taksi (1990)
·  Perasaan Perempuan (1990)
·  Suamiku Sayang (1990)
·  Sejak Cinta Diciptakan (1990)
·  Pagar Ayu (1990)
·  Taksi Juga (1991)
·  Bernafas Dalam Lumpur (1991)
·  Perawan Metropolitan (1991)
·  Sekretaris (1991)
·  Kuberikan Segalanya (1992)
·  Selembut Wajah Anggun (1992)
·  Kembali Lagi (1993)
·  Si Jago Merah (2008)
·  Shift (2009)
sumber wikipedia.org & beberapa referensi
nostalgia bareng Bang Rano yuuk.. :)

Minggu, 21 Maret 2010

MEMORABILIA SEJARAH BANDUNG LAUTAN API

Di Bulan Maret ini penulis teringat satu sejarah dimana penulis tinggal. Satu peristiwa di bulan Maret 1946, dalam waktu tujuh jam, sekitar 200.000 penduduk mengukir sejarah dengan membakar rumah dan harta benda mereka, meninggalkan kota Bandung menuju pegunungan di selatan. Peristiwa itu di kenal sebagai Bandung Lautan Api. Sebuah memorabilia sejarah Bandung.
 
Pada awal tahun 1946, Inggris menjanjikan penarikan pasukannya dari Jawa Barat dan menyerahkan kepada Belanda, untuk selanjutnya digunakan sebagai basis militer. Kesepakatan sekutu, Inggris dan NICA (Nederlands Indie Civil Administration) memunculkan perlawanan heroic dari masyarakat dan pemuda pejuang di Bandung, ketika tentara Inggris dan NICA melakukan serangan militer ke Bandung. Tentara sekutu berusaha untuk menguasai Bandung, meskipun harus melanggar hasil perundingan dengan RI.Agresi militer Inggris dan NICA Belanda  pun memicu tindakan pembumihangusan kota oleh para pejuang dan masyarakat Bandung.
Sekutu dan NICA Belanda, yang menguasai wilayah Bandung Utara (wilayah di utara jalan kereta api yang membelah kota Bandung dari timur ke barat), memberikan ultimatum (23 Maret 1946) supaya Tentara Republik Indonesia (TRI) mundur sejauh 11 km dari pusat kota (wilayah di selatan jalan kereta api dikuasai TRI) paling lambat pada tengah malam tanggal 24 Maret 1946. Tuntutan itu disetujui Pemerintah RI di Jakarta, padahal Markas Besar di Yogyakarta telah memerintahkan TRI untuk mempertahankan Bandung.
Kolonel Abdul Haris Nasution selaku Komandan Divisi III, mengumumkan hasil musyawarah tersebut dan memerintahkan rakyat untuk meninggalkan Kota Bandung. Hari itu juga, rombongan besar penduduk Bandung mengalir panjang meninggalkan kota. TRI dan masyarakat mundur ke selatan, sambil membumihanguskan Kota Bandung agar tidak dapat dimanfaatkan musuh.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Indonesia belum sepenuhnya merdeka. Setelah Jepang kalah, tentara Inggris berkomplot dengan Belanda (tentara NICA) dan memperalat Jepang untuk menjajah kembali Indonesia.
Berbagai tekanan dan serangan terus dilakukan, tanggal 5 Desember 1945, pesawat terbang Inggris membom daerah Lengkong Besar. Tanggal 21 Desember 1945, pihak Inggris menjatuhkan bom dan rentetan tembakan membabi buta di Cicadas. Korban makin banyak berjatuhan.


Pada siang tanggal 24 Maret 1946, TRI dan masyarakat mulai mengosongkan Bandung Selatan dan mengungsi ke selatan kota. Pembakaran diawali pada pukul 21.00 di Indisch Restaurant di utara Alun-alun (BRI Tower sekarang). Para pejuang dan masyarakat membakari bangunan penting di sekitar jalan kerata api dari Ujung Berung hingga Cimahi.
Semua listrik mati. Inggris mulai menyerang sehingga pertempuran sengit terjadi. Pertempuran yang paling seru terjadi di Desa Dayeuhkolot, sebelah selatan Bandung, di mana terdapat pabrik mesiu yang besar milik Sekutu. TRI bermaksud menghancurkan gudang mesiu tersebut. Untuk itu diutuslah Muhammad Toha dan Ramdan. Kedua pemuda itu berhasil meledakkan gudang tersebut dengan granat tangan. Gudang besar itu meledak dan terbakar, tetapi kedua pemuda itu pun ikut gugur sebagai pahlawan bangsa.
                                                                                         Sejarah heroic itu tercatat dalam sejarah bangsa Indonesia sebagai peristiwa Bandung Lautan Api (BLA). Lagu Halo-halo Bandung ciptaan Ismail Marzuki menjadi lagi perjuangan pada saat itu. NICA Belanda berhasil menguasai Jawa Barat melalui Perjanjian Renville (17 Januari 1948).
Beberapa tahun kemudian, lagu "Halo-Halo Bandung" ditulis untuk melambangkan emosi mereka, seiring janji akan kembali ke kota tercinta, yang telah menjadi lautan api. Perlambang emosi mereka, seiring janji akan kembali ke kota tercinta, yang telah menjadi lautan api.


Sabtu, 20 Maret 2010

Nostalgia Sepatu Warrior, Sepatu Era 90

Bila mengingat akhir era 80 - 90, saya teringat masa SMA beserta segala atributnya. Selain pengalaman masa remaja ingatan saya kembali ke berbagai macam asesoris di jaman itu.
Salah satunya adalah kenangan terhadap sepatu yang selalu saya pakai. Oleh karena itu artikel ini saya beri judul Nostalgia Sepatu warrior, Sepatu Era 90
Masih inget ga dengan peraturan sekolah jaman dulu (era90), kalo sekolah mesti pake sepatu hitam?.. pasti masih pada inget dong. Wajib gitu loh!. hehe.. kalo sekarang masih berlaku ga yach?..kalo itu saya kurang tahu, mungkin ntar kalo ada yang tau bisa nambahin di kolom komentar. back to topic.. 
kalo inget itu, kesel rasanya harus pake sepatu hitam, sedangkan sepatu yang keren-keren kan yang stripping colour gitu. aneka warna deh pokoknya, mulai merk adidas, lotto, nike dan sebagainya. sedangkan merk tersebut jarang-jarang yang warnanya dominan hitam.


Penyelamat kita ternyata cuma satu, si hitam yang ter-keren di antara hitam-hitam lainnya. Sepatu trendy yang jadi idola kita kalo sekolah, pilihannya jatuh pada Sepatu Warrior. Keren abisss..pokoe macho man!! pede deh kalo pake sepatu ini. 

Hampir seluruh sekolah, para siswanya menggunakan sepatu ini. Dan memang dengan bahan kain dan karet di bagian bawahnya, membuat sepatu ini bisa buat resmi (kegiatan pramuka, PKS, PMR), buat sport (Main basket, Badminton, Atletik) dan juga kegiatan pencinta alam.
Satu hal lagi, hebatnya sepatu warrior ini tidak menonjolkan perbedaan antara si kaya dan si miskin, semua pake sepatu ini.


Sepatu warrior ini ada yang asli dan yang palsu, dilihat sekilas, hampir sama. Bedanya sepatu warrior palsu cepat rusak  (bila diteliti, bagian putih di ujung sepatu tidak lancip dan lebih membulat), kalau warrior asli, tahan lama dan lebih mahal sedikit daripada warrior palsu. Ada juga warrior 'borju' -mungkin tahun 1989 istilah itu belum ada- merk Converse. Anak pejabat, anak orang kaya atau anak yang punya saudara di luar negeri sering didapati memakai merek ini. Jarganya selangit deh jaman itu.
Demikianlah kenangan dan nostalgia saya dengan sepatu ini sewaktu masih duduk di bangku sma. Sepatu inilah yang mengantarkan saya pada banyak kenangan-kenangan lainnya. 
.."memories will never die, always remind in our heart"...


silent night with song of chicago
antapani, 20 maret  -lagi bokek-  :)

Kamis, 18 Maret 2010

Kenangan Masa SMA

Kenangan Masa SMA benar-benar sulit untuk dilupakan. Begitu banyak kenangan masa SMA bagi saya pribadi juga bersama teman dan sahabat yang telah dilalui. Masa dimana kita pertama kali merasa dewasa, merasa bukan anak kecil lagi. Masa penuh kreatifitas, masa pemberontakan, persahabatan dan juga.. cinta.
Aduh.. sebenarnya agak sulit nih nulis postingan ala diary. berhubung dorongan hati dan demi kelangsungan blog sederhanaku ini maka saya coba menulis tentang kenangan masa SMA ini, maaf ya kalau tulisannya kurang berkenan dihati para sahabat pembaca.

Pada waktu awal masuk SMA, saya termasuk siswa yang pemalu dan pendiam, dengan rambut ke samping dan kacamata bulat, saya terlihat sangat biasa dibanding teman-teman yang mulai berambut gondrong dan slengean. Satu demi satu kita saling mengenal dan akrab. Sungguh suatu perasaan yang luar biasa bisa berteman dan bergaul di saat pertama kali kita merasa dewasa.

Rory, Yan, Candra dan Rukman adalah beberapa sahabatku. Kita selalu memulai segala hal baru bersama, mulai dari merokok, mabal..alias kabur dari sekolah, ngecengin cewek dll. untungna, anak-anak jaman dulu (era 80-90) tidaklah senakal anak sekarang, belum ada narkoba, dan.. setidaknya kita-kita masih menghormati orang tua. kalo sekali-kali nyobain minuman sih pernah juga.. hehe. dasar!!
Kabur pada jam sekolah pernah juga kita lakukan, gampang banget kalo jaman dulu, soalnya jendela-jendelanya jarang ada yang pake teralis kaya sekarang. di setrap mah (dihukum).. udah biasa.

Sekali-sekali kami berlima ataupun kadang-kadang hampir sekelas sering juga camping atau berkemah di hari libur, tempat favorit kita jaman dulu.. Pangalengan, Ranca upas Ciwidey, Kawah putih dan Gunung Puntang. Jaman saya dulu, anak laki-laki gak suka kemping berarti bukan laki-laki. Dan memangnya bagi saya dan teman-teman kemping adalah suatu petualangan, kebersamaan dan juga..persahabatan.
Kebersamaan selama perjalanan, saat berkemah dan kedekatan dengan alam benar-benar membentuk rasa saling peduli, toleransi dan juga rasa petualangan sebagai laki-laki sejati (hehe..bukan iklan merk rokok yach). Pokoknya.. Camping is the best for us.. Get to be the real man!!  :)

Satu lagi bumbu kenangan yang sulit dilupakan,, apalagi kalo bukan cinta pertama. Setiap ingat hal ini saya selalu tersenyum sendiri, benar-benar dahsyat. Dahsyat perasaannya doang, aksinya mah..banyak kikuknya..hahaha. Maklum cowok-cowok jaman dulu masih malu-malu, masih kenal sopan santun. Boro-boro ciuman, pegang tangan aja udah berjuta rasanya.. ga dicuci-cuci tuh tangan berapa hari, saking demennya...hehehe. kalo ngapelin pasti rapih, ketemu sama bapaknya dulu.. ditanya macam-macam. berat brur perjuangan cowok jaman dulu, segala sesuatunya harus penuh tanggung jawab, ga seenaknya kaya sekarang anak orang main bawa aja. Ritual pacaran yah masih sama lah, nonton, makan jalan-jalan, ujan-ujanan..Hahaha.

Itulah sekelumit Kenangan Masa SMA saya, bersama teman, Sahabat dan pacar pertama tentunya. Nostalgia yang indah untuk di kenang. Saya berharap, semoga teman-teman dan para sahabat sekarang ini selalu dalam keadaan sehat wal afiat dan penuh kebahagiaan.

.... friendship are forever ...

medio antapani, maret 2010
ditemani sebatang rokok dan secangkir kopi 

Rabu, 17 Maret 2010

FENOMENA TENAGA DALAM, PRANA, AURA DAN CAKRA

Anda tentunya pernah menonton film silat, membaca cersil ataupun cergam yang mengetengahkan Fenomena Tenaga Dalam, Prana, aura dan Cakra. Banyak kalangan mengatakan Tenaga dalam sebuah fenomena. Umumnya mereka mengenal tentang istilah Tenaga dalam, Prana, aura dan cakra tapi kurang paham tentang pengertiannya.
Definisi Tenaga dalam diterjemahkan dalam berbagai ungkapan, begitu pula dengan nama lainnya. Di Cina dikenal dengan istilah Chi, Korea khi, dan ada pula yang menamakannya prana.
Pada dasarnya Tenaga dalam adalah inti tenaga yang tersembunyi di dalam tubuh manusia. Sumber energi yang tertidur dan kurang dimanfaatkan secara optimal. Sumber energi ini terbagi menjadi beberapa titik inti energi di dalam tubuh manusia. titik inti energi inilah yang kita namakan sebagai Cakra. Sedangkan Aura adalah bias energi yang keluar dari tubuh manusia dalam bentuk cahaya dan warna yang kasat mata.

Istilah Prana adalah bentuk tenaga dalam juga tapi lebih mengarah kepada menghimpun tenaga/energi alam yang kemudian disalurkan untuk kepentingan tertentu, misalnya saja untuk kesehatan atau penyembuhan. Tenaga dalam yang di olah dalam tubuh menjadi semacam bioelektrik, energi ini menimbulkan kekuatan yang selama ini tertidur menjadi bangkit(ida pinggala). Tenaga dalam bisa dibangkitkan dengan latihan khusus yang sifatnya latihan aerob dan anaerob (berlatih nafas) disertai jurus yang merangsang titik-titik cakra untuk aktif.

Pengenalan 7 Titik Cakra Utama :
1. Cakra Dasar (Aura Merah)
    Posisi bagian tulang ekor, sebagai sumber vitalitas.
    Sifat Cakra : dinamis, energik, semangat, berani, percaya diri.
2. Cakra Tantian (Aura orange)
    Posisi 3 jari dibawah pusar, sebagai kekuatan(kanuragan).
    Sifat Cakra : kekuatan, keseimbangan dan daya tahan tubuh.
3. Cakra Solar flexus (Aura Kuning )
    Posisi tepat di ulu hati, sebagai sumber tenaga emosional/perasaan.
    Sifat Cakra : hasrat, emosi, perasaan.
4. Cakra Jantung (Aura Hijau)
    Posisi tepat di tengah Jantung, sebagai Sumber energi kalbu/hati.
    Sifat cakra : nurani, cinta, simpati, empati dan kasih sayang.
5. Cakra Tenggorokan (Aura biru muda)
    Posisi di lekukan tenggorokan bawah, sebagai sumber tenaga suara
    Sifat cakra : mempengaruhi, intimidasi, motivasi dan healing.
6. Cakra Ajna (Aura biru)
    Posisi tepat di antara dua alis, sumber cross point
    Sifat cakra : fokus, kharisma dan pengaruh.
7. Cakra Mahkota (Aura ungu/putih bersinar)
    Posisi tepat pada ubun-ubun kepala, sumber titik enegi godspot.
    Sifat cakra : wibawa, cahaya keimanan, ilmu pengetahuan.

Itulah inti-inti tenaga beserta sifatnya yang disebut cakra, warna aura bisa berubah-ubah sesuai aura dominan masing-masing orang. Sifat, karakter dan tubuh manusia bisa terdeteksi dari aura yang dimunculkan. Latihan-latihan tertentu pada titik-titik cakra bisa membangkitkan kekuatan khusus. Misalnya kekebalan, kharisma, hipnotis dan juga ilmu kanuragan.
Apapun latihan yang dilakukan sebaiknya dibarengi niat kebaikan (diwakili cakra jantung) dan keimanan (cakra mahkota) dan kesehatan tubuh (cakra dasar).
Semoga tulisan sederhana dan singkat ini bisa bermanfaat dan ditanggapi secara positif. :)

Selasa, 16 Maret 2010

METALLICA, GRUP MUSIK ERA 80

Anak muda kelahiran 70an pasti akan mengenal Grup Musik Era 80 ini, Tepatnya, Grup Band Rock Era 80. Metallica didirikan di Los Angeles - Amerika Serikat dengan nama The Young of Metal Attack. Tapi entah kenapa beberapa bulan kemudian grup ini ganti nama dengan Metallica yang konon merupakan gabungan kata Metal dan Vodca. Nama Metallica sendiri sebenarnya adalah nama yang diusulkan untuk sebuah majalah musik yang dicuri oleh Lars Ulrich sebelum majalah tersebut mendapat nama tersebut. 
Formasi pertama Metallica adalah Lars Ulrich (drum), James Hetfield (vokal dan gitar), Lloyd Grant (gitar) dan Ron Mc Govney (bass). Formasi inilah yang kemudian melahirkan lagu pertama berjudul Hit The Light, yang kemudian masuk album kompilasi rock Metal Massacre tahun 1981.
Setelah Metal Massacre beredar, Grant dan Ron mengundurkan diri. Posisi Grant digantikan oleh Dave Mustaine dan posisi Ron digantikan Cliff Burton. Formasi ini kemudian pada Juli 1982 mengeluarkan demo-album No Life Till Leather. Demo inilah yang kemudian mengantarkan Metallica mendapatkan agen dan kemudian hijrah ke New York.
Pada 1983, Metallica berencana akan melakukan tur pendek kebeberapa kota. Sayang Hetfield dan Mustaine malah terlibat perseteruan, hingga akhirnya Mustaine keluar dan kemudian mendirikan Megadeth. Posisi Mustaine digantikan oleh Kirk Hammett , gitaris dari grup Exodus. Formasi ketiga inilah yang kemudian mengeluarkan album Kill 'Em All pada bulan Mei 1983.
Pada tahun 1984, Metallica semakin besar dengan menerbitkan album Ride the Lightning. Album ini bertahan 50 minggu dalam Billboard Top 200. Demi memperlancar promosi mereka juga mengeluarkan mini album Jump In The Fire.
September 1985, Metallica memproduksi album Master Of Puppets. Kembali Metallica masuk Billboard Top 40 selama 72 minggu. Album ini merupakan album yang meraih platinum tanpa single dan video.

Tanggal 27 September 1986, dalam perjalanan tur ke Skandinavia - bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan dan Cliff Burton (bass) meninggal dunia. Peristiwa ini begitu memukul seluruh anggota band. Bahkan Dave Mustaine yang telah mendirikan Megadeth, mengenang kematian Cliff dalam lagu In My Darkest Hour (album Megadeth: So far.. So Good.. So What!). Oktober 1986, posisi Cliff Burton digantikan oleh Jason Newsted, basis dari grup Floatsam And Jetsam.
Album ...And Justice For All beredar September 1988. Disinilah Metallica mulai mengeluarkan video klip. Video pertama mereka adalah untuk lagu One, video ini mencapai nomor 1 di MTV. Keberhasilan ini kemudian mendorong produksi video klip Cliff 'Em All sebuah video kenangan untuk Cliff Burton.
Akhir 1990 album Metallica direkam. Album ini membuat Metallica mencapai penjualan quadruple platinum dan menjadi album nomor satu di delapan negara Amerika dan Eropa. Serta meraih penghargaan Grammy Award, kategori Penampil Metal Terbaik dua tahun berturut-turut.
Basis jason Newsted mengundurkan diri dari band setelah bersitegang dengan James Hetfield. Perseteruan ini disebabkan Jason Newsted lebih menghabiskan waktu dengan proyek-nya sendiri. Anggota band yang lain menganggap Metallica harus diutamakan, meskipun pada saat itu Metallica sedang vakum.

Grup ini pada saat ini beranggotakan Lars Ulrich (drums), James Hetfield (vokal dan gitar), Kirk Hammett (gitar) dan Robert Trujillo (bass). Mantan anggota lainnya termasuk Ron McGovney (bass), Dave Mustaine (gitar), Cliff Burton (bass) dan Jason Newsted (bass).
Pada tanggal 10 Agustus 2008 Metallica akhirnya telah menyelesaikan proses rekaman album studio baru mereka yang ke sembilan "Death Magnetic" yang telah diluncurkan pada tanggal 12 September 2008 di seluruh dunia.
Album tersebut diproduseri oleh "Rick Rubin" dan proses rekaman dilakukan di Sound City Studios, Shangri La Studios dan di studio Metallica sendiri.
Single dan video klip pertama mereka "The Day That Never Comes" telah dirilis akhir bulan setember 2008. Sebagai tambahan anda dapat mengunduh semua lagu dari album tersebut untuk digunakan dalam game "Guitar Hero III" pada hari saat peluncuran album "Death Magnetic" tersebut. dan datengnya gitaris baru kirk cristhopher john.
Bagi saya pribadi Musik Rock tidak akan pernah mati. Inilah Musik Era laki-laki sejati.. Get the real man brother!!.. METAALLL!! :)


DISCOGRAPHY
Year    Album details
1983    Kill 'Em All
          Released: July 29, 1983 - Label: Megaforce
1984    Ride the Lightning
          Released: July 27, 1984 - Label: Megaforce
1986    Master of Puppets
          Released: March 3, 1986 - Label: Elektra
1988    …And Justice for All
          Released: August 25, 1988 - Label: Elektra
1991    Metallica
          Released: August 12, 1991 - Label: Elektra
1996    Load
          Released: June 4, 1996 - Label: Elektra
1997    ReLoad
          Released: November 18, 1997 - Label: Elektra
2003    St. Anger
          Released: June 5, 2003 - Label: Elektra
2008    Death Magnetic
          Released: September 12, 2008 - Label: Warner Bros. 
(sumber : wikipedia.org dan beberapa referensi)

Sample link :

Bookmark and Share